Tanggul Citarum Nyaris Jebol
posting berita pukul 7:12 PM 0 comments
Labels: bencana alam
Dua Dusun di Rengasdengklok Masih Kebanjiran
RENGASDENGKLOK, RAKA - Meski badai telah berlalu, puluhan rumah di Dusun Kalijaya, Desa Rengasdengklok Utara dan Dusun Sinarsari, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok masih tetap terendam 20-50 cm. Dusun Kalijaya kebanjiran karena lokasinya yang rendah ditambah tidak memiliki saluran pembuang. Sedangkan Dusun Sinarsari terendam karena perkampungan ini sebelumnya adalah bekas rawa.
posting berita pukul 5:52 PM 0 comments
Labels: bencana alam
Banjir Dengklok Meluas
posting berita pukul 3:58 PM 0 comments
Labels: bencana alam
200 Orang Masih Terjebak Dilokasi Banjir
posting berita pukul 3:30 PM 0 comments
Labels: bencana alam
Saatnya Benahi Saluran Air Pasca Banjir
BATUJAYA, RAKA - Pasca banjir saat ini, sudah menjadi keharusan bagi pemerintah untuk menangani perbaikan saluran air yang menjadi penyebab banjir. Di beberapa keamatan Kabupaten Karawang saluran air sudah rusak, misalnya di Kecamatan Pakis, Batujaya, Cilebar, Pedes dan Tirtajaya, semua saluran itu saat ini perlu dibenahi.
Demikian kata Anggota Komisi B DPRD Karawang Mahmud Mathopani kepada RAKA, kemarin. Saluran air dan jalan yang terendam banjir sebulan kemarin. kini perlu perbaikan, terutama Sungai Bembang sepanjang 12 km dari Desa Neglasari, Kecamatan Tirtajaya hingga Desa Sedari Kecamatan Cibuaya. "Saya minta pada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jabar untuk kembali mengkaji saluran-saluran pembuang di beberapa kecamatan, karena saat ini kondisinya sudah dangkal, bahkan banyak saluran-saluran air yang saat ini kondisinya semakin parah dibanding tahun lalu," katanya.
Di Kecamatan Cibuaya, tercatat ratusan hektar lahan sawah dan tambak terendam, kini kondisi kedua petani tersebut tidak bisa berbuat banyak, kecuali meratapi kerugiannya. Dengan begitu, untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan bisa terjadi lagi, kata Thopani, para petani tambak di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya sudah menyatakan bersedia membantu pemerintah jika saluran air di area mereka akan benahi, beberapa diantaranya sudah menyatakan bersedia melebarkan saluran-saluran air dengan mengikis sedikit pematang tambak-tambak mereka yaitu sekitar 4-5 km antara Desa Kedungjaya hingga Desa Cemara.
Sementara, masyarakat di sepanjang Pantai Cemarajaya hingga Sedari, Kecamatan Cibuaya kini sedang menunggu realisasi perbaikan jalan raya yang terputus akibat abrasi, karena jalan ini pun sangat penting bagi petani tambak ikan dan nelayan yang membutuhkan jalan penghubung dua desa tersebut. Kini, dua desa itu tidak memiliki jalan kecuali menyusuri pematang tambak ikan dan jalan setapak. Jika tidak terbiasa melaluinya, akan sangat sulit mengendalikan kendaraan roda dua, terlebih roda empat sama sekali tidak bisa melalui jalan tersebut. (spn)
posting berita pukul 7:30 PM 0 comments
Labels: bencana alam
Kondisi Tanggul Citarum Rusak Parah
posting berita pukul 7:21 PM 0 comments
Labels: bencana alam

